Dinara Safina menundukkan kompatriotnya Svetlana Kuznetsova 6-3 6-2, Kamis (5/6/2008), untuk mendapatkan satu tempat di final Prancis Terbuka 20008.
Keberhasilan ini merupaan prestasi yang cukup fenomenal bagi Safina, mengingat tampil di final ajang grand slam merupakan yang pertama dialaminya. Kini unggulan ke-13 asal Rusia ini tinggal menunggu lawan, antara Jelena Jankovic atau Ana Ivanovic, di mana keduanya adalah petenis asal Serbia.
Hanya dalam waktu satu jam 27 menit Safina menaklukkan Kuznetsova, yang tampil tidak konsisten di laga tersebut. Banyak poin gratis didapat Safina karena kesalahan-kesalahn yang dilakukan oleh Kuznetsova sendiri.
Sebenarnya keberhasilan menaklukkan Kuznetsova adalah kelanjutan dari kejutan yang dilakukan di babak sebelumnya. Maria Sharapova dan Elena Dementieva adalah dua pemain unggulan lainnya yang dibabat Safina, yang juga dibabat oleh adik Marat Safin ini dengan kemenangan mudah.
“Saya sungguh senang karena bermain bagus hari ini. Saya merasa luar biasa. Saya hanya berusaha bermain tiap harinya dan tanpa harapan yang muluk, semakin banyak yang kita dapatkan,” tandas Safina seperti dikutip Reuters.
“Benar-benar pertandingan yang buruk. Saya tidak bisa melakukan serve, juga forehand. Pertandingan ini merupakan yang terburuk saat melawannya,” sambung Kuznetsova, yang mencatat dua kemenangan di dua duel sebelumnya di lapangan clay.
“Dia bermain apik, dan lebih konsisten,” tutup unggulan keempat ini.
DIarsipkan di bawah: Tenis | Ditandai: 2008, Dinara Safina, French Open, Grand Slam, Prancis Terbuka, Rusia, Tenis Putri, WTA